KOMINFOKUBAR - SENDAWAR. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Barat mengikuti Bimbingan Teknis Pengolahan dan Analisis Data Statistik Sektoral serta Manajemen Risiko dan Keamanan Data yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur di Hotel Horison Samarinda, Kamis (11/6/2026).
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur dalam pengelolaan data statistik sektoral, penguatan tata kelola Satu Data Indonesia, serta penerapan manajemen risiko dan keamanan data guna mendukung penyelenggaraan pemerintahan berbasis data yang berkualitas.
Kepala Bidang Pengembangan Kompetensi Statistik dan Persandian (PKSP) Salkus menyampaikan bahwa peningkatan kompetensi sumber daya manusia menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan statistik sektoral dan keamanan informasi di lingkungan pemerintah daerah.
Pada kesempatan tersebut, materi disampaikan oleh Ika Wahyuni, yang membahas mengenai Evaluasi Penyelenggaraan Statistik Sektoral (EPSS), penguatan tata kelola data, pengelolaan metadata, penyusunan bukti dukung, hingga pentingnya pengamanan data dalam mendukung proses evaluasi statistik sektoral.
Dalam pemaparannya dijelaskan bahwa EPSS merupakan instrumen untuk mengukur tingkat kematangan penyelenggaraan statistik sektoral. Oleh karena itu, kualitas data harus didukung oleh proses verifikasi, validasi, dokumentasi, dan pengarsipan yang baik agar setiap bukti dukung dapat dipertanggungjawabkan serta mendukung peningkatan nilai evaluasi.
Selain itu, aspek keamanan data menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari tata kelola statistik sektoral. Pengamanan dokumen, arsip digital, dan bukti dukung perlu dilakukan secara sistematis guna menjaga kerahasiaan, integritas, dan ketersediaan informasi sehingga data yang dihasilkan tetap akurat, aman, dan dapat dimanfaatkan dalam proses pengambilan kebijakan.
Kepala Bidang TIK dan Persandian Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Kalimantan Timur, Bambang Kukilo Argo Suryo, menekankan pentingnya penguatan keamanan informasi melalui implementasi Sistem Manajemen Keamanan Informasi (SMKI) dan penilaian Indeks KAMI sebagai upaya meningkatkan kematangan tata kelola keamanan siber pemerintah daerah. Ia juga menjelaskan bahwa pemanfaatan teknologi drone dapat menjadi solusi dalam mendukung percepatan pengumpulan data dan pemetaan wilayah secara akurat, termasuk pada area yang sulit dijangkau, dengan tetap mengedepankan aspek keamanan, manajemen risiko, serta kepatuhan terhadap peraturan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, Diskominfo Kutai Barat diharapkan semakin siap memperkuat implementasi statistik sektoral, meningkatkan kualitas pengelolaan data, serta memperkuat budaya keamanan informasi sebagai bagian dari upaya mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan berbasis data.
Penulis : Dhea
Editor : Donni