KOMINFOKUBAR – SAMARINDA. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kutai Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi digital daerah melalui penguatan integrasi data, peningkatan layanan publik digital, serta keamanan informasi.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Bidang Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian se-Kalimantan Timur Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Crystal, Hotel Mercure Samarinda, Kamis (23/4/2026).
Dalam forum tersebut, sejumlah rumusan disepakati sebagai arah kebijakan pembangunan sektor komunikasi dan informatika di Kalimantan Timur. Di antaranya penguatan integrasi data sebagai satu sumber kebenaran, peningkatan kualitas layanan publik berbasis digital, serta penguatan keamanan informasi di tengah meningkatnya ancaman siber.
Selain itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia ASN menjadi fokus penting agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang cepat. Penguatan kolaborasi antar daerah juga ditekankan sebagai kunci dalam mewujudkan integrasi layanan pemerintahan yang efektif dan berkelanjutan.
Rakorda ini juga mendorong dukungan terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 bersama Badan Pusat Statistik, penyediaan internet desa gratis, peningkatan publikasi informasi positif, serta pengembangan platform kecerdasan buatan (AI) di tingkat pemerintah daerah.
Kepala Diskominfo Provinsi Kalimantan Timur, Muhammad Faisal, menyampaikan bahwa forum ini diharapkan mampu memberikan wawasan baru bagi daerah dalam mempercepat transformasi digital.
“Mudah-mudahan kita dapat inspirasi, dapat insight untuk berkembang lebih baik dan akhirnya bisa menjadi pendorong percepatan transformasi digital di Kaltim,” ujarnya.
Melalui hasil Rakorda ini, Diskominfo Kutai Barat akan menindaklanjuti berbagai rekomendasi dengan menyelaraskan program dan kegiatan daerah, termasuk memperkuat integrasi layanan digital, meningkatkan literasi digital masyarakat, serta mendorong kolaborasi lintas sektor.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang berbasis data, responsif, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, sekaligus menyongsong visi Indonesia Emas 2045.
Peliput : Ghannis, Donni | Penulis : Donni
Editor : E. Akin