UMP 2022 Kutai Barat Ada Kenaikan

UMP 2022 Kutai Barat Ada Kenaikan

Wakil Bupati Kutai Barat, H. Edyanto Arkan saat memberikan keterangan terkait kenaikan UMP tahun 2022 di Kutai Barat. Foto : Lilis (Dinkominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR.  Kenaikan UMP tahun 2022  telah ditetapkan melalui surat keputusan (SK) Gubernur Kalimantan Timur Nomor 561/K/568/2021 sebesar Rp 3.014.497,  Upah Minimum Provinsi (UMP) Kalimantan Timur tahun 2022 nanti sudah dipastikan mengalami kenaikan sebesar Rp 33.118,50 atau naik 1,1 persen dari UMP tahun 2021.

Meski kenaikan besaran UMP tersebut terbilang sangat minim, namun beberapa pemerintah daerah di Kalimantan Timur tetap menerima keputusan tersebut, termasuk pemerintah Kabupaten Kutai Barat.

Diketahui, UMK di wilayah Kabupaten Kutai Barat tahun 2021 hampir sama seperti Kabupaten/Kota lainnya di Provinsi Kalimantan Timur, yakni berkisar pada angka Rp 3.2 juta ke atas, ungkap Wakil Bupati kepada awak media, Kamis, (25/11).

Wakil Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan mengatakan bahwa “Pemerintah Kabupaten Kutai Barat akan memberlakukan kenaikan upah minimum Kabupaten/Kota (UMK) tahun 2022 sesuai peraturan pemerintah Provinsi.” pihaknya dalam waktu dekat akan segera membahasnya dengan Dinas terkait termasuk perwakilan buruh yang ada di Kutai Barat.

Disebutkannya bahwa  kepastian  besaran kenaikan UMK di Kabupaten Kutai Barat tahun 2022, kurang lebih sama dan tidak melebihi provinsi apalagi sektor kita ini adalah sektor yang hampir sama dengan provinsi yaitu kebun dan tambang,”  tukasnya.

Penulis : Lilis.  Editor  : Emanuel.

Tiba Di Kutai Barat, Kapolda Kaltim Lanjutkan Kunjungan Ke Mahulu Untuk Meninjau Lokasi Pembangunan Polres Mahulu

Tiba Di Kutai Barat, Kapolda Kaltim Lanjutkan Kunjungan Ke Mahulu Untuk Meninjau Lokasi Pembangunan Polres Mahulu

Kapolda Kaltim, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak saat disambut oleh Bupati Kubar, FX Yapan  di bandara Melalan. Foto : Welin (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR.  Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Timur, Irjen Pol Herry Rudolf Nahak beserta rombongannya melakukan kunjungan kerja di wilayah Kutai Barat dan Mahakam Ulu,  disambut langsung oleh Bupati Kutai Barat FX Yapan beserta Forkopimda di Bandara Melalan Kabupaten Kutai Barat, Kamis (25/11).

Bupati ucapkan “Selamat datang di Kabupaten Kutai Barat yakni di Kota Sendawar di Bumi Tana Purai Ngeriman,” diutarakannya bahwa sangat menyambut baik dalam kunjungan Kapolda ke Kutai Barat.

Wakapolres Kutai Barat, Kompol I Nyoman Wijana mengatakan bahwa “kunjungan Kapolda Kaltim ini yakni untuk memantau perkembangan penyebaran dan penanganan Covid-19 di Kabupaten Kutai Barat sekaligus meninjau lokasi lahan persiapan pembangunan Mako Polres di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu),” dengan didampingi oleh Kapolres Kutai Barat, AKBP Irwan Yuli Prasetyo.

Dijadwalkan usai melakukan tatap muka bersama Bupati Mahulu dan meninjau lokasi pembangunan Mako Polres Mahulu, Kapolda Kaltim akan kembali ke Kutai Barat pada hari yang sama, Kemudian menghadiri pertemuan tatap muka  bersama Bupati Kutai Barat pada malam harinya.

Penulis : Lilis.  Editor  : Emanuel

Dinas Pertanian Kutai Barat Kejar Pembuatan SK Pemetaan Indikatif ANKT Hingga Bulan Desember 2021

Dinas Pertanian Kutai Barat Kejar Pembuatan SK Pemetaan Indikatif ANKT Hingga Bulan Desember 2021

Pelaksanaan rapat pembahasan pemetaan indikatif ANKT oleh Dinas Pertanian Kutai Barat. Foto : Lilis (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR – SENDAWAR.  Keberadaan hutan yang sudah mulai terdegradasi dengan semakin banyaknya populasi memang harus menjadi perhatian seluruh pihak, bukan hanya tingkat nasional tetapi juga internasional, apalagi hutan kini dianggap sebagai paru-paru dunia yang memang patut dilestarikan serta di jaga. Untuk itu, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Kutai Barat berupaya menjaga keberadaan hutan yang memang sangat perlu untuk tetap dipertahankan keberadaannya terutama di wilayah Kabupaten Kutai Barat.

“Kami telah menggelar rapat pemetaan indikatif Areal Nilai Konservasi Tinggi (ANKT),  sebagai tindak lanjut dari deklarasi kesepakatan pengembangan pembangunan perkebunan berkelanjutan bersama Kepala Daerah, berkomitmen untuk bisa menetapkan ANKT wilayah Kutai Barat yang luasnya  86.658,62 hektare (ha),” ungkap Petrus selaku Kepala Dinas Pertanian  Kutai Barat,  Rabu (24/11).

Dijelaskankan bahwa “akan memfokuskan untuk menetapkan pemetaan indikatif ANKT khususnya dari perusahaan yang sudah menyampaikan ANKT,  dimana dari 37 perusahaan yang diminta untuk menyampaikan ANKT di wilayah kerjanya, baru 15 perusahaan yang sudah menyampaikannya  dengan luas  keseluruhan 5.152,91 hektare dan selebihnya masih belum  menyampaikan terkait ANKT ini.”

Kita juga mendorong agar areal ini bisa segera ditetapkan untuk dibuatkan peta indikatifnya sebagai lampiran untuk pembuatan Surat Keputusan (SK) Bupati mengenai wilayah ANKT di Kutai Barat, kemudian ditargetkan pada bulan Desember 2021, SK ANKT yang berada di areal perusahaan tersebut bisa segera terealisasi, sebab dari 9 Kabupaten/Kota yang ada di Kalimantan Timur,  hanya Kabupaten Kutai Barat dan Kabupaten Paser yang belum  menyampaikan laporan ANKT ini,” tandasnya.

Penulis : Lilis.  Editor  : Emanuel

Turunnya Level PPKM, Wabup Ingatkan Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

Turunnya Level PPKM, Wabup Ingatkan Masyarakat Tetap Patuhi Prokes

Wakil Bupati Kutai Barat saat menyampaikan    perkembangan PPKM di Kutai Barat pada Media Kominfokubar. Foto : Lilis (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR–SENDAWAR. Sudah turunnya level Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kabupaten Kutai Barat ke level 2 menjadikannya berada di wilayah zona kuning penyebaran Corona Virus Diseace (Covid-19),  dengan turunnya level tersebut, diharapkan tidak dijadikan alasan oleh masyarakat untuk menurunkan kedisiplinan dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes). “Saat ini Kutai Barat sudah berada di level 2 PPKM, dan memang masih termasuk dalam zona kuning,” ungkap Wakil Bupati Kutai Barat, Edyanto Arkan, Rabu (24/11).

Ditambahkannya, turun level PPKM ini bukan berarti sudah bebas sepenuhnya dari pandemi Covid-19, Oleh karenanya diminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap disiplin menjalankan prokes  serta mengikuti anjuran dan imbauan yang terus dilaksanakan oleh pemerintah guna mengantisipasi lonjakan kasus Covid-19 yang masih mungkin bisa terjadi.

Langkah pemerintah daerah dalam mengantisipasi lonjakan kasus yang masih mungkin terjadi tersebut adalah tetap menghimbau masyarakat menjalankan prokes. Selain itu, upaya lainnya adalah dengan mempercepat vaksinasi kepada masyarakat,” jelasnya.

Upaya tetap menjalankan prokes secara disiplin ini diharapkan menjadi penangkal dalam bertambahnya kasus, upaya menjalankan prokes ini harus tumbuh dari kesadaran diri masing-masing terutamanya dalam menggunakan masker dan menjaga jarak, tandasnya.

Penulis  : Lilis.  Editor  : Emanuel

DPK KNPI Kecamatan Bongan Resmi Dilantik.

DPK KNPI Kecamatan Bongan Resmi Dilantik.

Ketua  DPD  Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kutai Barat (kiri) saat melantik DPK KNPI Kecamatan Bongan. Foto : Lilis (Dinkominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Sebanyak 82 orang Dewan Pengurus  Kecamatan (DPK) KNPI Bongan resmi dilantik, oleh Ketua  Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Kutai Barat Canisius Arjan. Dijelaskannya bahwa pelantikan DPK baru dapat dilaksanakan karena pandemi Corona Virus Diseace (Covid 19). ” Pelantikan DPK tiap kecamatan di Kutai Barat ini memang sebelumnya direncanakan untuk dilakukan di masing-masing kecamatan oleh Ketua DPD KNPI Kutai Barat, hal tersebut dilakukan untuk bisa bertemu langsung dengan pemuda-pemudi Kutai Barat sehingga mendorong semangat dalam membangun Kutai Barat menjadi lebih berkembang maju dan lebih baik lagi kedepannya.” jelasnya. Rabu (24/11).

DPK yang dilantik ada 16 sesuai dengan jumlah kecamatan, dan pada hari ini di Kecamatan Bongan sebanyak 82 orang yang dilantik yakni Achmadi Asmi A sebagai Ketua DPK KNPI Bongan, Arbain menjabat sebagai Sekretaris dan Syahbandi Syahril menjabat sebagai Bendahara,” sebutnya.

Selain itu juga ia meminta kepada seluruh pengurus DPK KNPI Bongan agar bisa memaksimalkan  peran pemuda dalam organisasi ini, dengan tujuan yakni menjadi garda terdepan yang siap membawa perubahan ke arah yang lebih baik.

“Kalau bukan kita pemuda, siapa lagi, mari kita bangun semangat kepemudaan untuk membawa perubahan untuk lebih baik kedepannya, munculkan kreatifitas dan juga inovasi dalam membangun Bumi Tanaa Purai Ngeriman.

“Selamat kepada pengurus yang sudah dilantik, harapan saya dengan dilantiknya para pengurus ini bisa membawa perubahan yang lebih baik lagi kedepannya,” tandasnya.

Penulis  : Lilis. Editor : Emanuel

Kutai Barat Peringati Hari Guru Nasional, “Bergerak Dengan Hati Pulihkan Pendidikan.”

Kutai Barat Peringati Hari Guru Nasional, “Bergerak Dengan Hati Pulihkan Pendidikan.”

Sekretaris Daerah Kabupaten Kutai Barat Ayonius bertindak sebagai Inspektur upacara pada peringatan Hari Guru. Foto : Firdaus (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Peringati Hari Guru Nasional Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kutai Barat melaksanakan upacara bendera dengan tema “Bergerak Dengan Hati Pulihkan Pendidikan” Dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kutai Barat Ayonius sebagai Inspektur upacara, diikuti unsur Forkopimda, anggota TNI, POLRI, Universitas Terbuka (UT), Para Guru dan Siswa SMK, SMP serta Sekolah Dasar dalam pusat kota Sendawar. Berlangsung di Alun-alun Itho Sendawar, Kamis (25/11).

Sekdakab Kutai Barat Ayonius menyampaikan, “ucapan terima kasih dan selamat hari ulang tahun guru secara nasional dan secara khusus  guru yang ada di Kabupaten Kutai Barat,” dalam rangka Ulang Tahun PGRI ke- 76 banyak program-program pemerintah pusat yang membantu para guru dalam masa pandemi.

Harapannya kepada guru bekerja dengan tanggung jawab dan berdedikasi tinggi memiliki motivasi dan semangat kerja demi generasi kita yang ada di Kutai Barat, guru juga bisa mengatasi kekurangan-kekurangan kita selama ini dengan tidak ada akses internet guru melakukan kunjungan langsung ke rumah-rumah.

Persoalan kekurangan guru hampir dialami diseluruh Indonesia oleh sebab itu langkah-langkah yang dilakukan pemerintah daerah dengan pengangkatan guru tidak tetap sekarang menjadi Pegawai Tidak Tetap (PTT) dan juga program dari Kemendikbud membantu kesejahtraan para guru, ini tanggungjawab kita bersama Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat, jelasnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Silvanus Ngampun, Momen Hari Guru Nasional ini menjadi penyemangat bagi para guru terutama masa pandemi dengan mengajar secara daring meskipun dalam keadaan terbatas dan dihadapkan dengan berbagai kesulitan akibat jaringan internet.

Sejak bulan September Disdikbut Kubar sudah memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas, ini memberi semangat baru kepada guru-guru dan siswa, meskipun PTM terbatas sudah diberlakukan harapannya pembelajaran secara daring tetap dilakukan mengingat PTM masih terbatas dengan waktu jam belajar.

Upacara Bendera Peringatan Hari Guru Nasional Tahun 2021 secara tatap muka terbatas dengan memperhatikan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19 yang telah ditetapkan Pemerintah tanpa mengurangi makna, semangat, dan kekhidmatan acara.

Penulis  : Firdaus.  Editor  : Emanuel

Jawaban Pemerintah Terhadap Pemandangan Umum Fraksi Tentang Raperda Pemerintah

Jawaban Pemerintah Terhadap Pemandangan Umum Fraksi Tentang Raperda Pemerintah

Sekdakab Kutai Barat, saat menyampaikan tanggapan pemerintah pada rapat paripurna XXI masa sidang III tahun 2021. Foto : Andreas (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Barat bersama Pemerintah Daerah Kutai Barat, menggelar Rapat Paripurna XXI masa sidang III tahun 2021 tentang Jawaban Pemerintah Terhadap Pemandangan Umum Fraksi tentang rancangan peraturan daerah (Raperda), rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kutai Barat Ridwai, didampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Achmad Syaiful dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kutai Barat Ayonius, diikuti oleh 15 anggota DPRD dan Forum Koordinasi Perangkat Daerah (Forkopimda). berlangsung di Gedung DPRD Kutai Barat. Rabu (24/11).

Menurut Bupati Kutai Barat dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekdakab Kutai Barat Ayonius mengatakan, Pemerintah Daerah Kutai Barat mengucapkan terima kasih atas aspirasi yang disampaikan oleh seluruh Fraksi  di DPRD atas pandangan dan masukan kepada Raperda Pemerintah Daerah yang disampaikan pada Rapat Paripurna ke XX masa sidang III 22 November 2021 yang lalu. “Semua  saran dan masukan adalah bentuk dukungan terhadap raperda Pemerintah dan selanjutanya, diharapkan tahap selanjutnya dapat dibahas dan kami percaya bahwa kewajiban konstitusional ini dapat diselesaikan tepat waktu sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” tegasnya.

“Semoga kerja sama baik yang terjadi selama ini bisa terus kita tingkatkan dan dikembangkan dimasa yang akan datang sehingga terwujudnya Kutai Barat yang semakin Adil, mandiri dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan meningkat sumber daya manusia,” jelasnya berharap.

Pemerintah juga mengingatkan bahwa wabah virus corona di Kabupaten Kutai Barat masih ada dan oleh karena itu jangan pernah mengabaikan protokol kesehatan, sebab Covid-19 yang setiap saat dapat menyerang kapan saja, mari kita saling menjaga dengan menerapkan 5 M mencuci tangan, menggunakan masker, menjaga jarak,  menghindari kerumunan dan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat adalah kunci utama dalam melawan virus corona (Covid-19),” Pungkasnya.

Penulis  : Andreas.  Editor  : Emanuel

Pemandangan Umum Fraksi, Tentang 5 Raperda

Pemandangan Umum Fraksi, Tentang 5 Raperda

Ketua DPRD Kutai Barat (tengah) saat memimpin rapat paripurna XX masa sidang III tahun 2021. Foto : Firdaus (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kutai Barat bersama Pemerintah Daerah Kutai Barat, menggelar Rapat Paripurna XX masa sidang III tahun 2021 tentang Pemandangan Umum Fraksi tentang rancangan peraturan daerah (Raperda) dan  Pembentukan Pansus Raperda Pemerintah berlangsung di Gedung DPRD Kutai Barat, Senin (22/11).

Rapat yang dipimpin  Ketua DPRD Kutai Barat Ridwai, didampingi oleh Wakil Ketua I DPRD Achmad Syaiful dan dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Kutai Barat Ayonius, diikuti oleh anggota DPRD dan Forum Koordinasi Perangkat Daerah (Forkopimda).

Terdapat Lima (5) raperda yang disampaikan pemerintah daerah sebelumnya pada Rapat Paripurna Penyampaian Nota Penjelasan RAPERDA Pemerintah dan DPRD Kutai Barat pada kamis (4/11). yang lalu ; Raperda Pengarusutamaan Gender untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender dalam kebijakan dan program pembangunan yang responsif, Raperda Transmigrasi yang selama ini telah memberikan kontribusi cukup signifikan terhadap pertumbuhan kawasan pedesaan, Raperda Perubahan atas Peraturan Daerah Nomor 16 Tahun 2015 Tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Raperda Pencabutan Peraturan Daerah Nomor 09 Tahun 2008 Tentang Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Kutai Barat, Dan raperda Pencabutan Peraturan Daerah Kabupaten Kutai Barat Nomor 02 tahun 2013 Tentang Tarif Pelayanan Kesehatan Pada Rumah Sakit Umum Daerah Harapan Insan Sendawar kabupaten Kutai Barat.

Pemandangan Umum Fraksi terpokus pada Pengarusutamaan Gender, Peternakan dan Kesehatan Hewan, Organisasi dan Tata Kerja Rumah Sakit Umum Daerah ,Tarif Pelayanan Kesehatan Pada Rumah Sakit Umum Daerah Harapan Insan Sendawar kabupaten Kutai Barat serta memberikan pengaruh yang sangat besar khususnya yang berkaitan dengan pemberlakuan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 dan Transmigrasi di Kabupaten Kutai Barat menjadi isu strategis yang mendapat perhatian Pemerintah Kutai Barat.

Ketua DPRD Kabupaten Kutai Barat Ridwai menyampaikan, anggota dewan yang hadir pada saat rapat Paripurna XX masa sidang III tahun 2021 tentang Pemandangan Umum Fraksi tentang rancangan peraturan daerah (Raperda) dan  Pembentukan Pansus Raperda Pemerintah berjumlah 15 orang dari anggota dewan 25 orang, tidak hadir dikarenakan dinas luar, izin dan sakit sebanyak 10 orang dengan demikin jumlah anggota dewan yang hadir telah memenuhi forum.

“Pemandangan umum masing-masing fraksi sebagai bahan masukan kepada pemerintah daerah tentang Raperda  Pemerintah Daerah Kutai Barat,” pungkasnya.

Pemandangan Umum dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Anita Theresia mengharapkan, Produk hukum yang dibuat berdampak baik kepada masyarakat dan diterima sacara memadai, Produk hukum yang diterbitkan jangan sampai bertentangan dengan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat seperti norma agama dan di harapkan produk hukum yang di buat dapat segera diberlakukan sehingga menciptakan kondisi yang kondusif ditengah masyarakat.

Penulis  : Firdaus.  Editor  : Emanuel

Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kutai Barat Memberikan Bantuan Dana Berobat Kepada Penderita Jantung

Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kutai Barat Memberikan Bantuan Dana Berobat Kepada Penderita Jantung

Wakil Bupati Edyanto Arkan (kanan) saat menyerahkan secara simbolis bantuan dana berobat kepada penderita jantung. Foto : Anderas (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Cabang Kutai Barat memberikan bantuan dana berobat kepada tiga orang penderita jantung masing-masing sebesar Rp. 10 juta rupiah, Wakil Bupati Edyanto Arkan yang juga Ketua YJI Cabang Kutai Barat menyerahkan secara simbolis bantuan dana berobat kepada penderita jantung di Ruang Eksekutif, Lantai III Kantor Bupati Kutai Barat, Jumat (19/11).

Dalam sambutannya Wakil Bupati Edyanto Arkan mengatakan bahwa “Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui YJI Kutai Barat menunjukkan langkah konkret dalam menjalankan program kegiatannya, terutama perhatian terhadap penderita jantung, perhatian tersebut direalisasikan dengan pemberian dana berobat yang merupakan program rutin YJI dalam pegabdian kepada masyarakat.”  Membantu  kelanjutan pengobatan dalam hal finansial, memudahkan proses keberangkatan dalam pengobatan di rumah sakit yang sudah ditunjuk kemudian juga disiapkan pendamping.

Ada tiga orang penerima bantuan dana berobat yamg terdiri dari Nanang Syarkani asal Long Iram, Muhammad Dowi, Kampung Sumber Bangun, Kecamatan Sekolaq Darat dan Mariana Ariyanti, Kelurahan Melak Ulu Kecamatan Melak, meski nilainya tidak terlalu besar diharapkan bisa meringankan dan membantu biaya pengobatannya.

Masyarakat diimbau tidak segan untuk datang ke Sekretariat YJI Kutai barat, bila memiliki keluhan akan biaya pengobatan. Begitu juga bagi masyarakat jika memang ada gangguan masalah jantung, bisa melaporkan kepada YJI untuk difasilitasi dalam hal pengobatan baik tingkat kabupaten, provinsi dan ke pusat. “Kami siap membantu dan melayani, tegasnya.

Penulis : Andreas.  Editor : Emanuel

Syukuran Pejabat Eselon Dan Staf Kantor Dilingkungan Kecamatan Melak

Syukuran Pejabat Eselon Dan Staf Kantor Dilingkungan Kecamatan Melak

Bupati Kutai Barat saat menghadiri syukuran pejabat  esselon dan staf dilingkungan Kantor Kecamatan Melak, Foto : Welin (Dinkominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR. Dalam rangka meningkatkan kualitas  dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat serta memperhatikan letak dan kondisi georgrafis, maka daerah perlu memaksimalkan peran kecamatan sebagai perangkat daerah terdepan dalam melaksanakan pelayanan publik. “Camat selaku pemimpin serta koordinator penyelenggara pemerintahan di wilayah kerja Kecamatan  yang dalam pelaksanaan tugasnya memperoleh  pelimpahan sebagian kewenangan dari Bupati untuk menangani  sebagian urusan otonomi  daerah dan menyelenggarakan tugas umum pemerintahan.” Hal ini diungkapkan Bupati Kutai Barat FX Yapan saat menghadiri acara yang berlangsung di halamanan kantor Kecamatan Melak, Kamis (18/11)

Bupati Kutai Barat FX Yapan menambahkan, Camat mempunyai peran strategis  dalam pembinaan dan pengawasan Desa, tugas itu meliputi fasilitasi, rekomendasi dan koordinasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan desa sebagaimana dituangkan dalam Pasal 154 Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014.

“Dalam melaksanakan tugas serta tanggung jawabnya, camat di bantu oleh jajarannya yang diharapkan dapat menunjang kinerja Camat itu sendiri terutama guna bersinergi dengan program kerja Pemerintah Daerah yang telah ditentukan dan dituangkan dalam visi misi pemerintah.”

Bupati juga mengingatkan kepada Camat serta seluruh jajarannya untuk dapat turut serta mengawasi pengelolaan ADD/ADK bagi kampung dalam naungan Kecamatan Melak untuk mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan terlebih dahulu melihat, mendengar dan merasakan apa yang menjadi kebutuhan dalam pembangunan masyarakat yang kemudian dapat dianggarkan dan dilaksanakan pembangunan yang dibutuhkan tersebut.

Sebelum menutup sambutannya, Bupati Kutai Barat juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Camat Kecamatan Melak serta Jajaran Pemerintah Kampung dan seluruh masyarakat yang turut serta dalam mendukung rangkaian kegiatan serta partisipasi dan keterlibatan dalam mengupayakan pembangunan di Kutai Barat secara umum. “Kiranya sinergitas dan pengabdian selama ini dapat mewujudkan “Hari Esok Yang Lebih Baik Daripada Hari Ini, “ Pungkasnya

Penulis : Welin.  Editor  : Emanuel