Tingkatkan Kedisiplinan Dan Ketertiban Personel Polri

Tingkatkan Kedisiplinan Dan Ketertiban Personel Polri

Anggota Polres Kutai Barat, saat ikuti kegiatan pelaksanaan Gaktibplin. Foto: Humas Polres Kutai Barat.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Upaya meningkatkan kedisiplinan dan ketertiban Personel Polri, Subbid Provos Bidang Profesi dan Pengamanan (Propam) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Timur (Kaltim) melakukan Penegakan Ketertiban dan Kedisplinan (Gaktibplin) ke Markas  Kepolisian Resor (Polres) Kutai Barat.

Pelaksanaan Gaktibplin dilaksanakan dalam bentuk pemeriksaan kerapihan rambut dan seragam / pakaian, atribut, KTA, SIM dan STNK, KTP, NPWP, KIS / BPJS. Kemudian Surat Ijin Senjata Api serta pemeriksaan urine dengan objek narkoba. Rabu, 12 Agustus 2020.

Kasubbidprovos Polda Kaltim AKBP Eko Alamsyah berpesan, agar seluruh anggota Polri khususnya jajaran Polres Kutai Barat beserta keluarga agar dapat bijak dalam bermedia sosial dan tidak terpapar paham radikalisme serta tidak terlibat kasus narkoba.

“Kepada anggota Kepolisian dan keluarga dapat berhati-hati dalam bermedia sosial, jangan sampai menurunkan citra Polri. Dan harus  mewanti-wanti agar tidak terpapar paham radikalisme, serta jangan sampai   Personel Polres Kutai Barat terlibat kasus Narkoba,”ungkapnya didampingi 3   personel Propam Polda Kaltim dan 2 personel Urkes Polda Kaltim beserta Kapolres Kubar AKBP Roy Satya Putra,  Waka Polres, beserta jajaran PJU dan Perwira Polres Kubar, AKBP Eko Alamsyah.

Ditambahkannya bahwa “beberapa personil Polres Kutai Barat masih  ditemukan anggota yang belum sesuai dengan ketentuan. Anggota yang terkena operasi Gaktibplin diperintahkan untuk segera melengkapi dan menyesuaikan dengan ketentuan yang berlaku. Dan apabila dalam pemeriksaan urine hasilnya terdapat  indikasi penggunaan Narkoba, maka akan dilakukan tindakan tegas kepada yang bersangkutan.”

“Ini demi kebaikan bersama. Mari patuhi dan jagalah citra Polri. Saya juga berpesan personel Polres Kutai Barat agar selalu menggunakan Gampol yang sesuai aturan,” pesannya sebelum melakukan pemeriksaan.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto Y

Final Linggang Cup III Tertunda, Akibat Virus Corona

Final Linggang Cup III Tertunda, Akibat Virus Corona

Offisial dan tim peserta, saat ikuti pembukaan turnamen Linggang Cup III 2020. Foto: pipin (diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Merebaknya wabah virus Corona Covid-19 turut berimbas pada kegiatan olah raga seperti perhelatan Linggang Cup III 2020. Pihak panitia memutuskan penundaan Laga final Linggang Cup antara Persisa Asa (Asa) dan Bohoq sebagai upaya memutus penyebaran Virus Corona (Covid-19) berbahaya tersebut. Penundaan itu atas permintaan dari Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Kutai Barat yang merasa situasi tidak kondusif menjelang laga final. Selasa, 11 Agustus 2020.

Ketua Panitia Linggang Cup Ramli mengatakan, “Dengan penundaan ini, Selaku panitia meminta maaf kepada seluruh pihak terutama para offisial dan timnya, namun ditegaskan bahwa pihaknya berkomitmen, pertandingan laga final linggang cup III akan segera mempertandingkan dengan catatan status Kutai Barat sudah berubah dari status bencana Covid-19,” tegasnya.

“Memang ada beberapa club yang sudah juara menginginkan uang pembinaan segera di bagikan, tetapi panitia masih menunggu satu laga final sepak bola putra antara Persaisa Asa dan Bohoq,” Lanjutnya menambahkan.

Lebih lanjut dijelaskannya, “Pemerintah Kampung Purwodadi, Panitia Linggang Cup dan pihak kecamatan pada tanggal 5 Agustus 2020 yang lalu sudah melakukan musyawarah untuk tindak lanjut laga final linggang cup III, tinggal menunggu arahan dari bapak Ekti Imanuel selaku penggagas Linggang Cup dan uang pembinaan sudah ada hanya saja panitia menginginkan pembagian secara serentak dan menunggu hasil final.”

Ditemui terpisah menurut Petinggi Kampung Linggang Purwodadi Umar mengatakan, penundaan kegiatan Linggang Cup III itu atas dasar keamanan dan  kesehatan di Kutai Barat masih diberlakukan status siaga bencana sampai tanggal 21 Agustus mendatang, “seandainya sudah diberlakukan New Normal maka panitia dan pemerintah kampung akan melakukan koordinasi kepada pemerintah daerah dan meminta ijin keramaian kepolres Kutai Barat, dan kita akan pertandingkan laga final yang tersisa,”terangnya.

Dalam Linggang Cup III tersebut ada beberapa Club yang berhasil keluar sebagai juara, Bola Volly Putra Juara I Sumber Sari, Juara II Kelubaq. Juara III Muara Mujan dan Juara IV Linggang mapan. Sedangkan untuk Volly Ball Putri Juara I Ombau Asa, Juara II Linggang Bigung, Juara III Benangak dan Juara IV Melapeh Lama serta Sepak Bola Putra Juara III Manilas dan Juara IV Geleo Baru.

Linggang Cup III mempertandingkan sepak bola putra 24 tim, bola volly putra 20 tim dan bola volley putri 21 tim. Mereka akan memperebutkan piala bergilir, piala tetap, piagam serta uang pembinaan.

Penulis: Pipin, Editor: Hermanto Y.

Zona Hijau, Hasil Survey Kepatuhan Pemerintah Kutai Barat Dari Ombudsman RI

Zona Hijau, Hasil Survey Kepatuhan Pemerintah Kutai Barat Dari Ombudsman RI

(Kiri) Bupati Kutai Barat, saat menerima hasil survay dari Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kaltim. Foto: Donni (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Pemerintah Kabupaten Kutai Barat selenggarakan rapat koordinasi dengan Ombudsman RI Perwakilan Kalimantan Timur.  Rapat koordinasi dalam rangka peningkatan kualitas pelayanan publik, ditandai dengan penyerahan hasil survey kepatuhan terhadap pemenuhan standar pelayanan publik 2019 di lingkungan pemerintahan Kabupaten Kutai Barat oleh Kepala Perwakilan  Kaltim kepada Bupati Kutai Barat didampingi Wakil Bupati Kutai Barat H. Edyanto Arkan, Pj. Sekretaris Daerah H. Achmad Sofyan dan Asisten II Setdakab Kutai Barat Ayonius dan jajaran pejabat eselon dilingkungan pemerintahan. Di Balai Agung Aji Tulur Jejangkat, Setdakab Kutai Barat. Selasa, 11 Agustus 2020.

Bupati Kutai Barat FX Yapan saat membuka rakor mengatakan, bahwa melalui kegiatan rakor ini ombudsman sebagai mitra pemerintah daerah dapat terus bekerjasama untuk melakukan pengawasan terkait pelayanan publik. “pengawasan ini dalam rangka mana kala ada penyimpangan dalam hal pelayanan, seperti penundaan, penyalah gunaan wewenang, tidak memberikan, dan diskriminasi,” ungkapnya mencontohkan.

Selain itu nelalui kegiatan ini juga dapat turut serta mendukung suksesnya reformasi tata kekola pemerintahan, dalam upaya menciptakan pemerintahan yang bersih dan pelayanaan publik yang semakin cepat, murah, mudah. Seperti tertuang pada misi Pemerintah Kutai Barat pada butir ketiga.

Selanjutnya Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kaltim, Kusharyanto menyebutkan rapat koordinasi yang diselenggarakan selama satu hari ini, bertujuan untuk menyampaikan beberapa hal terkait pelayanan publik. Sekaligus melaksanakan tugas Ombudsman dalam melakukan pengawasan, evaluasi dan analisis dilingkungan pemerintah daerah dalam wilayah Kalimantan Timur.

“Kita harapkan adanya saling mengingatkan, tugas Ombudsman sendiri juga menyampaikan hal hal yang mungkin terlepas dari proses pelaksanaan dan penyelengaraan pelayanan publik itu sendiri,”jelasnya.

Kegiatan rapat koordinasi yang berlangsung sehari ini, dimoderator Pj Sekda Kutai Barat, H. Achmad Sofyan, yang dikemas dengan penyampaian paparan oleh kepala Keasistenan Pencegahan Maladminstrasi Frederikus Denny Christyanto terkait penyelenggaran pelayanan publik di Kaltim ; Hasil Survey Kepatuhan , Kajian Kebijakan Publik dan Pengawasan PPDB. Dan ditutup dengan paparan dari Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kaltim, Kusharyanto tentang Upaya Peningkatan Kualitas Layanan Publik

Untuk diketahui berdasarkan survay yang diselenggarakan Ombudsman RI Perwakilan Kaltim bahwa nilai survey kepatuhan Pemerintah Kutai Barat tahun 2019 adalah 85,47 (zona hijau) melalui survey yang dilakukan pada 63 produk layanan yang dilayani oleh 6 Organisasi Perangkat Daerah di Kutai Barat.

Penulis: Donni, Editor: Hermanto Y.

Harga Dan Ketersediaan Sembako Masih Normal Dan Aman.

Harga Dan Ketersediaan Sembako Masih Normal Dan Aman.

Petugas Disdagkop Dan UKM Kutai Barat, saat lakukan pemantau stok ketersediaan barang kebutuhan pokok disalah satu pasar. Foto; Lilis (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Tiga pasar utama yang berada di Kutai Barat yakni Pasar Jaras Kecamatan Barong Tongkok, Pasar Nala Kecamatan Linggang Bigung dan Pasar Olah Bebaya Kecamatan Melak. Sejak Juli – Agustus 2020 harga sembilan barang kebutuhan pokok (Sembako) dinyatakan normal. Selasa 11 Agustus 2020.

Kepala Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop) Kutai Barat melalui Kepala Bidang Perdagangan Disdagkop, Ambrosius menjelaskan, bahwa sejumlah kebutuhan pokok dipasar dalam Kota Sendawar dinyatakan stabil. “Sembilan barang kebutuhan pokok saat ini,  selalu dalam pantauan setiap harinya. Sehingga semua harga kebutuhan pokok diketahui secara jelas,” ucapnya.

Diterangkannya bahwa pendistribusiannya pun masih lancar pada tiap minggunya meskipun beberapa kapal yang mengangkut bahan pokok dari luar daerah sementara ini terbatas  dikarenakan kondisi Pandemi Corona Virus Diseace (Covid 19). “Namun untuk pengiriman ke wilayah Kutai Barat masih lancar dan stok sembako di Kutai Barat masih cukup hingga saat ini,” ungkapnya.

Ambrosius katakan, bahwa berdasarkan laporan dari tim lapangan, harga sembako ditiap pasar tidak ada yang mengalami kenaikan yang drastis, bahkan ada yang turun seperti; harga bawang dan juga gula pasir yang beberapa bulan lalu sempat naik.

“Harga kebutuhan pokok seperti beras, telur, daging ayam dan juga cabai masih tetap stabil dan tidak mengalami kenaikan. Gula pasir sendiri dari kemarin yang sempat mencapai dua puluh ribu rupiah per kilogramnya dan kini dikisaran enam belas ribu rupiah per kilogram,”pungkasnya.

Penulis: Lilis, Editor: Hermanto Y.

Bupati Kutai Barat Resmikan Sarana di 7 Kampung Kecamatan Barong Tongkok.

Bupati Kutai Barat Resmikan Sarana di 7 Kampung Kecamatan Barong Tongkok.

Bupati Kutai Barat, tandatangani papan nama salah satu sarana kampung. Foto : Welin (Diskominfo)

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dalam upaya meningkatkan pelayanan yang baik kepada masyarakat, Bupati Kutai Barat secara simbolis meresmikan sarana dan praserana kampung, didampingi Ketua DPRD Kutai Barat, Asisten II Setdakab Kutai Barat, sejumlah Kepala Perangkat Dearah dan Camat Barong Tongkok dilingkungan Pemerintah Kutai Barat, di 7 kampung dalam wilayah Kecamatan Barong Tongkok, di halaman kantor Pemerintah Kampung Sumber Sari. Senin 10 Agustus 2020.

Dijelaskan oleh Bupati Kutai Barat FX Yapan, pembangunan di Kutai Barat berjalan dengan baik dan tidak stagnant (macet) meski dalam masa pandemi Covid-19, Pemerintah terus berupaya dalam menaikkan Anggaran Dana Kampung  (ADK) yang dulunya setiap Kampung mendapatkan anggaran kurang lebih 150 juta menjadi diatas 800 juta, yang bersumber dari APBD secara bertahap untuk menjangkau 190 kampung, maka keterlibatan petinggi dan jajarannya untuk melaksanakan dan menggunakan anggaran yang ada untuk pembangunan diwilayahnya masing-masing sangat diperlukan.

Bupati Kutai Barat sangat mengapresiasi program Padat Karya Tunai Desa (PKTD), yang telah berjalan dengan baik dalam penggunaan dana untuk pembangunan di 7 Kampung Wilayah Kecamatan Barong Tongkok.

“Saya menaruh harap kepada warga ditujuh Kampung tersebut untuk bersama gunakan dan jaga fasilitas umum tersebut dengan sebaiknya, semoga fasilitas umum yang terbangun mendatangkan ragam manfaat agar kehidupan seluruh masyarakat nantinya semakin adil, merata dan sejahtera,” harapnya.

Sementara menurut Camat Barong Tongkok Denasius, pembangunan yang diresmikan pada hari ini meliputi; Pembangunan Tugu (Rp.130.000.000 – ADK ABPD Tahun 2020) Kampung Sumber Sari, pembangunan Gedung PKK (Rp.254.724.000 – DD APBN 2020) Kampung Rejo Basuki, Semenisasi (Rp.185.495.000 – DD APBN Tahun 2020 Kampung Belempung Ulaq WC Umum dan Tempat Ganti Baju Dilapangan Bola (Rp. 33.665.000 – ADK APBD Tahun 2020 Kampung Sendawar, Gedung Posyandu (Rp. 361.108.000 – DD APBN 2018) Mencimai, Semenisasi Jalan Jaras Lenamun RT.004 (Rp.274.187.000 – DD APBN Tahun 2020) Pepas Eheng dan Gedung Posyandu ( Rp. 265.425.000 – DD APBN Tahun 2019) Kampung Engkuni Pasek.

Denasius menambahkan “selama ini Pemerintah Kecamatan dalam pelaksanaan dilapangan telah memonitoring, mengawasi, dan pendapingan terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Kampung, dan sejauh ini tidak ada kendala dilapangan serta penggunaan Dana Desa dan ADK bisa diselesaikan dangan baik dan sesuai dengan harapan,” pungkasnya.

Penulis : Welin, Editor : Hermanto Y.

Ringankan Beban Warga, Serahkan BLT-DD Tahap IV Di Kecamatan Barong Tongkok.

Ringankan Beban Warga, Serahkan BLT-DD Tahap IV Di Kecamatan Barong Tongkok.

(Ketiga dari Kiri) Bupati Kutai Barat, Simbolis serahkan BLT-DD Tahap IV. Foto : Welin (Diskominfo).

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Bupati Kutai Barat secara langsung menyerahkan Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) tahap IV dan tahap V secara simbolis kepada masyarakat di tiga kampung yakni Kampung Mencimai, Rejo Basuki, dan Kampung Sumber Sari, didampingi Asisten II Setdakab Kutai Barat, Kepala DPMK Kutai Barat, Camat Barong Tongkok serta unsur lembaga kampung yang juga melakukan peninjauan pembangunan gedung kantor kepala kampung Mencimai, yang sedang dalam rehap berat perluasan dan peninggian gedung kantor tersebut. Senin, 11 Agustus 2020

Bantuan Langsung Tunai (BLT-DD), merupakan bantuan yang diberikan kepada warga yang kurang mampu yang sama sekali belum menerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan warga yang belum menerima Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Bupati Kutai Barat FX Yapan mengatakan, penyerahan BLT yang merupakan alokasi dari Dana Desa ini dimaksudkan untuk meringankan beban kebutuhan warga yang kehidupan sosial ekonomi dan kesejahteraan masyarakat sedang terdampak pandemi Covid-19.

Sebagai wujud kepedulian Pemerintah guna meringankan beban hidup masyarakat, “maka disalurkan BLT-DD tahap 4,5 dan 6 diwilayah ini, melalui pemberian BLT ini tentunya diharapkan tetap sasaran dan memberikan manfaat secara langsung. Oleh sebab itu dalam kesempatan ini, mengimbau dan mengingatkan DPMK, Camat dan para Petinggi agar perlaksanaanya dimonitor secara berkelanjutan sehingga dapat berjalan sesuai rencana dan ketentuan,”harapnya.

Lebih lanjut Bupati Kutai Barat juga memberikan imbauanya kepada masyarakat untuk tetap tidak lengah karena masa Pandemi Covid-19 belum ini berakhir. “Menyadari masa pandemi Covid-19 ini belum berakhir, tentunya saya mengharapkan kepada seluruh element masyarakat untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dan tetap rajin mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dikeramaian, membersihkan diri ketika pulang kerumah, tetap menggunakan masker pada saat berpergian dan beraktivitas diluar rumah karena (Maskermu melindungiku, maskerku melindungimu), menjaga ketahanan pangan mandiri sesuai surat Nomor 338/1170/DFPMK-KB-TU.P/IV/2020 perihal imbauan untuk tetap melaksanakan kegiatan bercocok tanam,” pungkasnya.

 Penulis : Welin, Editor : Hermanto Y.

Lakukan Pengecetan Ulang Marka Jalan, Sebagai Upaya Jaga Jarak Bagi Pengendara.

Lakukan Pengecetan Ulang Marka Jalan, Sebagai Upaya Jaga Jarak Bagi Pengendara.

Para Anggota Satlantas dan Dishub Kutai Barat, saat melakukan pengecetean Marka Jalan. Foto : Dok Humas Polres Kutai Barat.

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dalam rangka menertibkan pengguna jalan, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Kutai Barat bersama Dinas Perhubungan (Dishub) Kutai Barat melakukan pengecetan marka jalan berbentuk garis start untuk posisi kendaraan roda dua berhenti pada Tragfic Light, sebagai upaya menerapkan jaga jarak (Physical Distancing) di Kota Sendawar. Sabtu, 08 Agustus 2020.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Kutai Barat melalui Kasat Lantas Polres Kutai Barat Iptu Alimuddin menjelaskan, bahwa marka jalan yang dibuat oleh Sat Lantas dan  Dishub ini sebagai langkah untuk  mengurangi penyebaran wabah Corona Virus Diseace (Covid-19) diwilayah Kutai Barat.

Dikatakannya marka jalan ini dilakukan pengecatan ulang sehingga dapat terlihat oleh pengendara sepeda motor untuk mengetahui posisi kendaraan pada saat berhenti dilampu merah.

“Marka jalan yang mirip dengan garis start Moto GP ini, salah satu upaya kami  agar masyarakat sebagai pengguna jalan dapat menjaga jarak, untuk mencegah penyebaran covid 19 ditempat umum terkhususnya di Lampu Merah,” terangnya.

Sat Lantas dan Tim Dishub Kutai Barat akan terus mensosialisasikan tentang marka jalan ini kepada masyarakat khususnya di Kota Sendawar agar dipahami dengan adanya Marka jalan pada setiap titik Tragfic Light dengan gaya baru. Selain itu juga agar masyarakat selalu patuh pada protokol kesehatan dimana pun berada seperti pada saat berkendara.

“Saya himbau mari bersama-sama patuhi demi kebaikan bersama. Sebarkan informasi ini, dan semoga wabah ini segera berlalu,” pungkasnya.

Penulis: LIlis, Editor: Hermanto Y.