In Berita

Sekretaris Daerah Kutai Barat, Buka Konsultasi Publik Rancangan Teknokratik RPJMD 2021-2025.hms10.kutaibaratkab.go.id

KOMINFOKUBAR-SENDAWAR, Dalam rangka menyerap aspirasi, masukan serta media keterbukaan bagi pemangku kepentingan dari seluruh stakeholder untuk menelaah, menganalisa dan mengkaji dokumen Rancangan Teknokratik RPJM yang telah disusun Pemerintah Kabupaten Kutai Barat bersama tim ahli. Badan perencanaan Penelitian dan Pengembangan Daerah (BP3D) melakukan rapat Konsultasi Publik Rancangan Teknokratik RPJMD 2021-2026, dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kutai Barat, dengan menghadirkan narasumber dari Bappeda Provinsi Kaltim dan Tenaga Ahli dari Universitas Gajah Mada yang dikuti seluruh Perangkat Daerah, Akademisi, Lembaga Adat, serta LSM di kantor BP3D Kutai Barat. Selasa 04 Februari 2020.

Kepala BP3D Kutai Barat H Achmad Sofyan menjelaskan, tujuan dilakukannya forum konsultasi publik untuk memperoleh masukan pada Rancangan Teknokratik RPJM, dimana melalui Penyusunan Rancangan Awal RPJMD merupakan penyempurnaan dari Rancangan Teknokratik yang telah disiapkan dan juga sebagai bahan pertimbangan dalam menyusun visi dan misi calon Bupati dan Wakil Bupati kedepan yang akan dilaksanakan pada tahun 2020.

Dalam sambutan Bupati Kutai Barat yang dibacakan Sekretaris Daerah Kutai Barat Yacob Tullur mengatakan, Rapat ini merupakan kelanjutan dan pembaharuan dari tahap pembangunan dibawah kepemimpinan sebelumnya untuk mencapai tujuan pembangunan sebagaimana yang diamanatkan dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar Tahun 1945. RPJMD tersebut diarahkan untuk menjamin tercapainya tujuan pembangunan, khususnya RPJMD Kabupaten Kutai Barat Tahun 2021-2026 kedepan.

Bupati menambahkan, rancangan Teknokratik yang berisi data-data yang menggambarkan kondisi daerah, gambaran keuangan daerah, serta permasalahan dan isu strategis daerah, menjadi bahan pelengkap dalam meramu visi-misi, tujuan, sasaran dan program-program yang akan dilaksanakan lima tahun kedepan.

“Saya selaku Kepala Daerah mengharapkan peran serta dari saudara-saudari sekalian untuk dapat memberikan masukan dan saran-saran perbaikan, maupun ide dan gagasan yang mampu memberikan solusi untuk pemecahan masalah dan isu strategis daerah. Forum konsultasi publik inilah sebagai media agar setiap aspek dari rancangan awal RPJMD nantinya diperoleh masukan, saran penyempurnaan sehingga dokumen ini mampu mengakomodir semua kebutuhan masyarakat dalam jangka waktu lima tahun kedepan,”harap Bupati. (hms10)

Recent Posts
Kontak Kami

Start typing and press Enter to search

X